Hiruk pikuk berita tentang Malinda Dee dan si penipu cantik Sally sudah menembus kemana-mana. Keduanya adalah perempuan yang punya kelebihan. MD adalah praktisi perbankan yang sudah 20 tahun berpengalaman kerja di bidangnya, bahkan sudah berada di puncak karir, sebagai manajer. Si Sally yang cantik jago di bidang komunikasi, sehingga dengan kepiawaiannya itu mampu membius banyak orang “jatuh hati” padanya. Sayang, kelebihan yang dimiliki dua perempuan itu tidak digunakan untuk memberi manfaat bagi orang lain, tetapi justru merugikan bahkan menyengsarakan orang.
MD adalah potret manusia yang tidak (pernah) mau mensyukuri nikmat Tuhannya. Andaikan MD sedikit saja mau bersyukur, mestinya dia sudah bisa merasakan hidup yang nyaman, bahkan berkecukupan karena pendapatannya yang lumayan besar. Mengapa harus mencuri, menipu. Mengapa dia selalu merasa kurang ? itulah persoalannya. Itulah tipe orang yg tidak pandai bersyukur. Maka betul kata Rasulullah, orang kaya itu adalah orang yang kaya hati. walaupun hanya punya sedikit tapi sudah merasa cukup. Apalagi punya harta yg banyak, dia tidak akan segan-segan untuk berbagi dengan orang lain.
Si Sally, punya tipe yang mirip dg si MD itu. Dia cantik, sudah kerja. tapi dia kurang sabar. dia ingin dapat penghasilan yg besar dengan cara yg cepat , tanpa kerja keras. Sebetulnya dia punya kemampuan untuk bekerja dengan baik-baik. Namun karena malas mungkin, atau yang pasti karena dia kurang beriman hingga dia tidak punya rasa takut berbuat tercela dan merugikan orang lain.
Maka marilah kita berusaha menjadi orang yang sabar dan mau bersyukur. supaya selamat dunia akhirat.
Antara MD dan Sally
Filed under Opini




